Terima kasih JVM

Ini saya tulis sehari sebelum tahun 2020 ini berlalu. Tak terasa, sudah lebih dari dua tahun saya menjadi bagian dari JVM, sebuah perusahaan swasta yang berdiri sejak 2012, yang konsisten menjadi distributor alat ukur dan alat uji hingga memiliki cukup banyak mitra bisnis dengan reputasi yang baik.

Hari ini, 30 Desember 2020 saya mengirimkan surat pengunduran diri kepada Direktur JVM, juga saya tembuskan kepada Kepala Departemen HR. Saya resign tanpa masalah sama sekali. Baik ketika saya masuk JVM, selama saya bersama teman-teman di JVM dan ketika saya memutuskan resign ini. Saya mempertimbangkan kontribusi saya yang saya kira sudah cukup.

Selama dua tahun ini saya dipercaya memimpin Departemen Marketing Komunikasi (Markom). Teman-teman di Markom telah bekerjasama dengan sangat baik dan kompak. Lubis, Eko, Panji, dan Umam, kami berlima menjadi bagian dari JVM yang sejak 2018 bertransformasi, re-branding perusahaan, serta re-branding unit-unit bisnisnya.

 

Ketika saya masuk, JVM masih berkantor di Jl Raya Baturraden Km 7, sekarang pindah ke Jl. Karanggintung, Sumbang. Dulu, manajemen belum terstandar, sekarang sudah mendapatkan sertifikasi manajemen mutu ISO 9001:2015.

Tentu sebagai manusia biasa saya pasti banyak memiliki kekurangan, kesalahan dan kekonyolan yang mungkin saja membuat teman-teman di JVM tidak/kurang nyaman. Untuk itu saya memohon maaf yang setulus-tulusnya. Terima kasih atas seluruh kesempatan serta kepercayaan yang diberikan kepada saya. Terima kasih terutama untuk Direktur JVM, mas Tito, teman-teman Kadep, teman-teman Markom, serta tentu saja semua karyawan JVM di semua departemen.

Akhir April lalu, teman-teman Markom membuat video pendek berjudul “Everything’s gonna be alright”. Saat ini, saya juga pamit teriring keyakinan penuh, Insya Allah semua akan baik-baik saja.

 

Terima kasih JVM.