Ngobrol Digitalisasi UMKM Sampai Desa Dengan KadiskopUKM Sulsel

ZOOM – Pagi ini, agenda dimulai lebih pagi, 07.30 WIB sudah standby di depan kamera dan membuka aplikasi Zoom, janjian dengan tim Indigo Hub Makassar yang mengajak saya diskusi tentang program digitalisasi UMKM bersama dengan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Selatan.

Mengapa sepagi ini? ya, karena jadwal Pak Kadis yang padat, beliau menyempatkan untuk zoom pukul 08.30 WITA. Tak masalah.

Mewakili PT Cazh Teknologi Inovasi, saya mulai perkenalan dengan memaparkan layanan kami mulai dari Cazh Corebanking system, CAZH Point of Sale (POS) dan CARDS kartu digital yang terhubung dengan Cazh Billing / membership system.

Saya bercerita bagaimana perusahaan kami yang kecil ini dimulai di Purwokerto, kota kecil di Jawa Tengah. Saya sebut kecil, setidaknya tidak lebih populer dari Semarang, Jogja ata Solo. Tapi meskipun di kota kecil, layanan kami sudah digunakan puluhan ribu siswa dan santri serta ribuan merchants di seluruh Indonesia.

Hingga November 2021, tercatat lebih dari 87 partner lembaga pendidikan di 9 Provinsi kami layani, mulai dari Sumatera Barat, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Barat hingga Gorontalo.

Semangat digitalisasi sekolah dan pesantren kami mulai dengan digitalisasi UMKM, termasuk toko-toko kecil dan koperasi yang ada di sekolah dan pesantren. Dengan sistem Cazh, UMKM kini tak perlu minder lagi, karena sudah dapat mengelola bisnis secara profesional, online, kapan pun di mana pun.

KadiskopUKM Sulsel menyambut baik informasi ini, beliau mengatakan sangat mendukung apabila Cazh digunakan oleh UMKM di Sulawesi Selatan. Karena saat ini gap teknologi antara UMKM perkotaan dan perdesaan juga harus terus dikurangi, salah satunya dengan pemberdayaan teknologi informasi untuk manajemen UMKM dalam transaksi sehari-hari.