Mie Ayam Dondoman: Enak Pisan!

Sore tadi, saya bersama istri mampir ke warung Mie Ayam Dondoman, yang terletak di komplek Enhamart, depan kawasan Pondok Pesantren Nurul Huda, Langgongsari, Cilongok. Meskipun terbilang baru, mie ayam ini sudah dikunjungi banyak orang hingga di-review beberapa publik figur seperti Andy F Noya, atau selebgram seperti Valent Fun.

Ketika sampai di lokasi, saya lihat ada beberapa pengunjung sedang menikmati mie ayam. Mereka tampak lahap bersantap sambil sesekali bercengkrama. Pelayanannya sangat ramah. Ada setidaknya tiga orang yang melayani kami, pertama adalah sang pembuat mie. Lalu kedua adalah petugas pembuat minuman, ketiga, petugas yang mengantarkan mie ayamnya. Tiba-tiba sang petugas ini menyapa saya.

“Mas Soep ya..” sapa sang petugas, sambil senyum ramah. “wah, mas.. mas.. mas Agus nggih.. lama saya ga ketemu, ga main ke sini” jawab saya, setelah beberapa saat mengingat-ingat siapa nama beliau, wajahnya inget, tapi namanya suka lupa. Faktor usia sepertinya 🙂

“Iya mas, monggo dinikmati mie nya” sambung sang petugas yang ternyata benar mas Agus itu. Sekitar setahun lalu, saya kenal ketika mengisi kelas malam desain grafis di Pondok Pesantren Nurul Huda ini.

Tak lama berselang, es teh dan es jeruk pesanan kami pun tiba. Diantar oleh seorang petugas putri, saya tidak kenal dan tidak ngajak kenalan juga 🙂 tapi yang pasti es teh manisnya pas, begitu pun es jeruknya. Kata istri saya “mesti ayah suka es jeruk ini”, kemudian saya coba. Benar saja, es jeruknya segar, ada rasa manis asam segar dari jeruk, bukan seperti es jeruk sasetan.

Kami berdua kemudian menikmati menu utama, mie ayam. Kami memesan mie ayam dondoman, di mana isinya terdiri dari mie, sayur, potongan daging ayam, ditambah ceker ayam (topping) dan bakso dan pangsit kuah. Rasanya mantap, mie-nya kenyal dan ukurannya pas. Sayurnya enak enggak pahit. Ayamnya gurih, kuahnya segar. Ditambah bumbu kacang yang bikin rasa makin mantap. Buat yang suka pedas, ada sambal juga, tapi saya enggak ^_^

Murah meriah, satu porsi mie ayam dondoman ini hanya Rp 15.000 saja. Tapi bagi yang tidak suka ceker ayam atau tidak ingin ditambah bakso dan pangsit, Anda juga bisa memesan menu mie ayam (polos) seharga Rp 10.000. Jika pakai salah satu tambahan ceker, bakso atau pangsit seharga Rp 13.000.

Untuk minumannya, ada air mineral (Rp 3.000), teh tawar (Rp 2.000), teh manis (Rp 3.000), jeruk (Rp 5.000). Oya, tidak ketinggalan ada juga aneka camilan khas Langgongsari seperti kacang asin dan kerupuk pangsit, guri-gurih enyoyyy pokoknya 🙂

hamid dan khirom
selesai ngemie ayam, lanjut ngobrol sama mas Hamid dan mas Khirom

Alhamdulillah, selesai menikmati mie ayam dondoman, saya bertemu Gus Ajir Ubaidillah. Beliau adalah salah satu pengasuh Ponpes Nurul Huda, yang juga CEO Enha Corp. Bersama beliau, kemudian hadir mas Hamid dan Khirom, keduanya adalah staf di unit pendidikan (SMP dan PKBM) di Ponpes Nurul Huda.

Kami kemudian membahas tentang media publikasi digital unit pendidikan, serta optimasi website milik Enha Corp. Ketika mau pulang, saya minta istri saya membayar makanan kami, tapi dijawab mas Agus “sampun kalih Gus Ajir mas”. Owalah.. alhamdulillah, akhirnya silaturahmi kali ini berakhir dengan kenyang gembira 🙂

Bagi yang penasaran, silakan datang langsung ke Mie Ayam Dondoman. Buka tiap hari, ga ada liburnya ^_^ Lokasinya cek di Google Maps ini. Atau boleh juga follow @mieayam.dondoman di Instagram buat ngepoin update-nya.