Akhir 2016 saya mendapatkan kesempatan ikut kompetisi redesain logo PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia) dan alhamdulillah ternyata menjadi pemenangnya, bersama seorang desainer lain…
Akhir 2016 saya mendapatkan kesempatan ikut kompetisi redesain logo PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia) dan alhamdulillah ternyata menjadi pemenangnya, bersama seorang desainer lain…
Desain konten social media Festival TIK 2016 di Jogja.
Festival Desa Teknologi Inovasi dan Komunikasi (DesTIKa) ke-empat dilaksanakan di Kalkhote, Sentani Timur, Kab. Jayapura, Papua. Acara ini diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura, bekerjasama…
Setelah Desa Melung di Kec. Kedungbanteng, Desa berikutnya yang berinisiatif mempublikasikan APBDesa dengan media infografik adalah Desa Dermaji di Kec. Lumbir, Kab. Banyumas. Bahkan…
Transformasi Badan Kredit Desa menjadi Bank Kredit Desa di Kab. Banyumas pasca berlakunya UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, dimana BKD dapat memilih…
Logo "Sidasari", sebuah desa di Kec. Cipari, Kab. Cilacap, Jawa Tengah. Selain itu sebuah komunitas hidroponik di Sidasari juga saya desainkan typologonya.
Desain logo untuk Festival DesTIKa ketiga tahun 2015 di Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung. Karena populer dengan sebutan tanah "laskar pelangi" maka konsep…
Merespons diterbitkannya Peraturan Menteri Kominfo RI Nomor 5 Tahun 2015, tentang Registrar Nama Domain Instansi Penyelenggara Negara yang isinya mengatur tata cara pendaftaran domain…
Desain logo Reuni Emas 50 tahun SMK Negeri 1 Purwokerto (Smecon).
Inisiatif desain Logo Festival Desa Teknologi Informasi dan Komunikasi (DesTIKa) 2013 yang untuk pertama kali diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI di Desa Melung, Kab.…
Domain internet "desa.id" adalah gagasan pemerintah desa yang diusulkan pertama kali pada acara Juguran Blogger Banyumas di Kedungbanteng, Banyumas pada Juli 2012, kemudian disampaikan…

Akhir 2016 saya mendapatkan kesempatan ikut kompetisi redesain logo PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia) dan alhamdulillah ternyata menjadi pemenangnya, bersama seorang desainer lain dari Jawa Timur yang memenangkan lomba desain maskot .id.

Desain konten social media Festival TIK 2016 di Jogja.
Galeri

Festival Desa Teknologi Inovasi dan Komunikasi (DesTIKa) ke-empat dilaksanakan di Kalkhote, Sentani Timur, Kab. Jayapura, Papua. Acara ini diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura, bekerjasama dengan Kementerian Kominfo RI, Kementerian Desa dan PDTT RI, didukung oleh Kementerian PPPA, PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia), Gerakan Desa Membangun, BP2DK, Bukapeta, TDK, serta berbagai pihak terkait lainnya.

Setelah Desa Melung di Kec. Kedungbanteng, Desa berikutnya yang berinisiatif mempublikasikan APBDesa dengan media infografik adalah Desa Dermaji di Kec. Lumbir, Kab. Banyumas. Bahkan Pemdes Dermaji langsung mencetak banner besar yang dipasang di bagian barat pendopo Dharmokusumo, depan kantor desa Dermaji. Sehingga banner infografik APBDesa Dermaji 2016 sering digunakan untuk background foto para tamu yang datang ke Dermaji.

Transformasi Badan Kredit Desa menjadi Bank Kredit Desa di Kab. Banyumas pasca berlakunya UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, dimana BKD dapat memilih bertransformasi menjadi Lembaga Keuangan Mikro atau unit usaha Badan Usaha Milik Desa Bersama salah satunya ditandai dengan perubahan branding perusahaan.

Logo "Sidasari", sebuah desa di Kec. Cipari, Kab. Cilacap, Jawa Tengah. Selain itu sebuah komunitas hidroponik di Sidasari juga saya desainkan typologonya.

Desain logo untuk Festival DesTIKa ketiga tahun 2015 di Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung. Karena populer dengan sebutan tanah "laskar pelangi" maka konsep logo DesTIKa kali ini juga disesuaikan penuh dengan nuansa warna pelangi.

Merespons diterbitkannya Peraturan Menteri Kominfo RI Nomor 5 Tahun 2015, tentang Registrar Nama Domain Instansi Penyelenggara Negara yang isinya mengatur tata cara pendaftaran domain go.id serta desa.id, sebagai nama domain instansi penyelenggara negara, saya mendesain logo gerakan #SaveDesaID.
Logo #SaveDesaID ini menggunakan bentuk lingkaran bulat yang diambil dari logo domain desa.id utama yakni lingkaran bulat berwarna merah dengan tulisan desa.id berwarna putih. Namun karena domain desa.id kini pelayanannya dilakukan oleh Kementerian Kominfo RI dan dirasa menyulitkan teknis pendaftaran oleh perangkat desa langsung, maka logo ini "menenggelamkan" warna merah dan menyisakan warna hitam di belakang tulisan "desa.id" yang tetap berwarna putih.

Desain logo Reuni Emas 50 tahun SMK Negeri 1 Purwokerto (Smecon).

Inisiatif desain Logo Festival Desa Teknologi Informasi dan Komunikasi (DesTIKa) 2013 yang untuk pertama kali diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI di Desa Melung, Kab. Banyumas, Jawa Tengah.
Festival DesTIKa pertama ini ditandai salah satunya dengan peresmian CAP (Community Access Point), dari Kominfo RI kepada beberapa penerima di beberapa provinsi di Indonesia. Selain itu juga ada sarasehan Gerakan Desa Membangun, serta berbagai workshop dan seminar.
Festival DesTIKa pertama didukung oleh PANDI (Pengelola Domain Internet Indonesia), Gerakan Desa Membangun, Relawan TIK Banyumas, Pemkab Banyumas, BMS TV, Inixindo Jogja dan beberapa pihak lainnya.

Domain internet "desa.id" adalah gagasan pemerintah desa yang diusulkan pertama kali pada acara Juguran Blogger Banyumas di Kedungbanteng, Banyumas pada Juli 2012, kemudian disampaikan secara lisan pada Desember 2012 dalam acara Harlah 1th GDM di Melung, Banyumas, Jawa Tengah.
Secara resmi, usulan domain desa.id dikirimkan secara tertulis kepada Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) pada 6 Januari 2013 oleh perwakilan Gerakan Desa Membangun, yakni 3 orang (yang saat itu menjabat) Kepala Desa:
Usulan kemudian dipresentasikan pada Diskusi Umum Terbuka PANDI ke-2 di Perpustakaan UI, 14 Februari 2013. PANDI kemudian secara resmi merilis domain desa.id pada tanggal 1 Mei 2013.